Konon sekian abad silam Laksamana Cheng Ho datang ke nusantara dengan ribuan prajurit serta barisan kapal-kapal besar nan gagah berderak-derak menggetarkan samudera. Kelak atas kedatangan Laksamana Cheng Ho di Nusantara lantas menjadi legenda dan sejarah bagi orang-orang Indonesia.
Penjelajahan Cheng Ho dari Cina kala itu lantas menjadi kesimpulan bagaimana salah satu ciri bangsa Tionghoa, merantau, pergi jauh. Dus ada idiom bahwasanya tak ada tempat di bumi yang tak ada orang Tionghoa. Mereka mungkin adalah bangsa pengelana paling tangguh yang pernah ada di muka bumi.
Cina, Titik Penyebaran Islam Di Asia
Menurut hikayat, Laksamana Cheng Ho adalah seorang muslim. Lewat ekspedisinya, Cheng Ho kemudian menyebarkan Islam ke daerah-daerah yang disinggahi, termasuk Nusantara.
Walaupun di sejarah populer Indonesia dikatakan bahwa Islam masuk melalui pedagang-pedagang dari Gujarat, namun ada teori lain yang mengatakan bahwa bangsa Cina-lah yang membawa Islam masuk ke Nusantara.
Menurut catatan yang dipercaya umat Muslim di Cina, Saad bin Abi Waqash – lah yang dikatakan membawa Islam ke Cina tahun 616 Masehi. Dan dari sejak kedatangan Islam ke China, sejarah mencatat bahwa Islam pernah benar-benar berjaya di Cina dan tampaknya akan menarik jika suatu saat saya bisa berkesempatan mengunjungi dan belajar sejarah tentang Islam di Cina.
Kurang lebih sudah ada masa 1400 tahun sejak kedatangan Islam di Cina dan kini umat Muslim menjadi bagian yang tak terpisahkan dari bangsa Cina, menurut catatan statistik umat Muslim di Cina mencapai 2% dari total populasi negara Cina.
Kondisi Islam Di Cina
Islam di Cina mayoritas berkembang di bagian utara dan baratlaut Cina. Ini terkait dengan jalur sutera, di daerah yang dilewati jalur sutera-lah Islam berkembang pesat di Cina. Daerah Xi-an, Xinjiang, dan Ninxia adalah beberapa daerah di Cina yang kental dengan nuansa Islamnya.
Ada beberapa etnis yang diidentikkan dengan Islam di Cina. Yang paling besar dan berperan besar dalam sejarah Cina adalah etnis Hui. Etnis ini merupakan etnis terbesar yang menganut agama Islam di Cina.
Muslim di Cina
Sementara etnis kedua yang diidentikkan dengan Islam adalah Uyghur. Etnis Uyghur ini banyak berdiam di Xinjiang, dikatakan bahwa Etnis Uyghur adalah keturunan Bangsa Turk yang berdiam di Cina.
Di era modern seperti sekarang, Islam cukup berkembang dan mendapat ruang di Cina. Di kota-kota besar seperti Beijing dan Shanghai populasi umat Muslim pun turut berkembang pun demikian dengan masjid-masjid yang semakin ramai jamaah. Sebuah fenomena yang membuat saya semakin tertarik untuk mempelajari tentang Islam di Cina.
Jejak Islam Di Cina
Sejarah panjang Islam tentunya juga meninggalkan jejak peninggalan Islam di China. Dalam berbagai zaman, Islam menorehkan banyak pengaruh di Cina. Peninggalan sejarah inilah yang menarik saya untuk mengunjungi Cina.
Salah satunya adalah Masjid Huaisheng, masjid ini dipercaya menjadi peninggalan Islam tertua di Cina. Masjid ini menurut sejarah dibangun bersamaan datangnya Saad bin Abi Waqash di Cina sekitar tahun 627 M.
Sejak era datangnya Islam di Cina, Masjid Huaisheng berperan penting sebagai pusat penyebaran agama Islam. Bahkan hingga sekarang pun, masjid ini menjadi masjid utama di Guangzhou, Cina.
Peninggalan lain yang juga dikatakan peninggalan Islam tertua di Cina adalah Masjid Besar Xian. Masjid ini dibangun pertama kali pada tahun 742 Masehi dan kemudian diperluas di era Dinasti Ming (1368-1644) dan Dinasti Qing (1644-1912).
Tongxin Mosque
Di era sekarang, selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga menjadi tempat wisata sejarah populer di Xian. Masjid ini menarik karena menerapkan gaya arsitektur Cina di dalamnya, berbeda dengan kebanyakan masjid dengan kubah dan minaret. Masjid Besar Cina justru memiliki konstruksi bangunan mirip Pagoda.
Selain itu banyak peninggalan budaya yang dipengaruhi oleh Islam di Cina, seperti budaya kaligrafi yang menggabungkan ayat-ayat Al-Quran dengan aksara Cina. Sampai budaya beladiri yang erat kaitannya dengan Cina, umat Muslim di Cina mengembangkan seni beladiri mereka yang salah satunya dikenal mendunia, Bajiquan.
Tour Muslim Ke Cina
Islam di Cina barangkali tumbuh bersamaan dengan awal kemunculan Islam. Tak heran karena Islam di Cina masuk di kala kenabian Rasulullah Muhammad SAW. Dengan sejarah yang begitu panjang tersebut maka Cina bisa dijadikan salah satu tempat untuk berwisata sekaligus mempelajari Islam.
Mungkin kekayaan budaya Islam di Cina bisa menjadi tema menarik untuk traveling. Ada banyak cara untuk mengeksplorasi Islam di Cina. Bagi yang memiliki nyali dan waktu tentunya bisa melakukan backpacking untuk menelusuri jejak peninggalan Islam di Cina.
Restoran Halal Di Cina
Namun apabila tidak memiliki banyak waktu dan ingin melakukan penjelajahan budaya Islam di Cina, mungkin jasa tour bisa menjadi opsi untuk mengakomodasi keinginan untuk menjelajahi daerah-daerah Muslim di Cina.
Rasanya dengan sejarah Islam yang begitu panjang saya jadi terpikir untuk ke Cina. Kenapa tidak? Mempelajari akar budaya Islam di Cina sekaligus menikmati budayanya.
Bagi umat muslim, salah satu kendala berpariwisata ke negara yang mayoritas penduduknya nonmuslim adalah mencari makanan yang halal. Tak jarang para wisatawan harus membawa bekal sendiri atau malah hanya memakan makanan instan selama berlibur.
Hal ini membuat para wisatawan muslim lebih memilih untuk berwisata mengunjungi tempat-tempat memiliki penduduk muslim. Salah satu tempat wisata yang sering dikunjungi para wisatawan muslim yaitu Cina.
Ada banyak tempat yang dapat dikunjungi selama wisatawan muslim di Cina misalnya saja temboknya yang sudah terkenal seantero dunia.
Selain temboknya, CIna juga terkenal dengan kebudayaannya, maka tak heran, bila tujuan wisatawan kesana adalah untuk mengetahui sejarah dan budaya Cina. Cina juga terkenal dengan klinik pengobatan tradisionalnya.
Di Cina ada banyak balai pengobatan layaknya klinik Tong Fang yang dapat dijadikan wisata kesehatan. Terlepas dari budaya atau wisata kesehatannya, ada satu kota yang paling sering dikunjung wisatawan muslim di Cina yaitu kota Xian.
Masjid Xian
Kota Xian Kota tua nan eksotis yang juga kaya akan sejarah. Bagi para wisatawan muslim yang berkunjung ke Cina memang tak lengkap rasanya bila tak kekota Xian. Soalnya, dikota ini lah sejarah muslim tertua tercatat. Konon ceritanya, Kota Xian adalah kota pertama Islam dimulai setelah Arab.
Remaja di Xian
Awal berkunjung kekota Xian para wisatawan biasanya langsung melihat 2000 patung tembikar prajurit beserta kuda perangnya.
Untuk berwisata ke kota ini, para pengunjung akan lebih santai bila berjalan kaki, selain dapat melihat-lihat bangunan lama yang masih berdiri, para wisatawan juga dapat membeli pernak-pernik di toko-toko souvenir Xian.
Ada banyak toko souvenir di Xian, mengingat banyaknya pengunjung yang datang setiap hari kekota ini. Pernak-pernik yang dijual di toko-toko souvenir itu meliputi: barang antik, kaligrafi, lukisan, hingga aneka busana.
Pasar Xian
Bila sudah lelah berjalan, para wisatawan muslim dapat beristirahat di resto-resto di kota Xian. Bila di negara lain wisatawan muslim was-was untuk makan, di kota ini para wisatawan dapat bebas memilih menu makanan.
Tentu saja, soalnya kota Xian juga disebut sebagai ‘Surganya kuliner Muslim Cina’. Salah satu jenis makanan halal yang paling terkenal di kota ini adalah Roupaomo sejenis bakmi daging kambing yang berisi suun, daging kambing, dan adonan bakmi yang dipotong kotak-kotak. Selain Roupaomo, di kota ini juga tersedia makanan ala timur tengah seperti Roti Cane ataupun Kare.
Soal minuman, sepertinya para penyuka kopi harus berpuasa dulu, karena di kota ini hanya menyediakan minuman khas seperti teh hijau panas, atau air sirup berwarna cokelat yang rasanya seperti larutan gula merah.
Nah hal yang terpenting yang menjadi daya tarik dari kota Xian ini adalah Masjid raya Xian-nya. Dari berbagai sumber, sebagian menceritakan Masjid ini sudah berusia lebih dari 650 tahun, dan sebagian lagi menyatakan masjid ini sudah berusia lebih dari 1250 tahun.
Masjid ini juga termasuk dalam salah satu masjid terindah di Dunia. Pasalnya bangunan dari masjid ini masih mengadopsi bangunan terdahulunya yaitu tempat sembahyang umat Budha atau kuil.
Siapa yang tidak mengenal sumur Zamzam? Seluruh umat Islam pasti mengenalnya, apalagi ketika mereka pernah masuk ke Masjidilharam di Mekah. Bagi yang tidak atau belum pernah masuk ke Masjidilharam, sumur Zamzam dapat dikenal dari buku-buku agama. Secara saintifik, sumur Zamzam dapat ditelaan dan dipelajari. Ilmu yang mempelajari masalah ini dalam cabang ilmu geologi disebut dengan hydrogeologi.
Sedikit cerita sebelum kelahiran Nabi Muhammad, diawali dengan kisah Istri dari Nabi Ibrahim, Siti Hajar, yang mencari air untuk anaknya yang cerita. Sumur ini kemudian tidak banyak atau bahkan tidak ada ceritanya, sehingga sumur ini dikabarkan hilang.
Sumur Zamzam yang sekarang ini kita lihat adalah sumur yang digali oleh Abdul Muthalib kakeknya Nabi Muhammad. Sehingga saat ini, dari “ilmu persumuran” maka sumur Zamzam termasuk kategori sumur gali (Dug Water Well).
Dimensi dan Profil Sumur Zamzam
Bentuk sumur Zamzam dapat dilihat di bawah ini.
Sumur ini memiliki kedalaman sekitar 30.5 meter. Hingga kedalaman 13.5 meter teratas menembus lapisan alluvium Wadi Ibrahim. Lapisan ini merupakan lapisan pasir yang sangat berpori. Lapisan ini berisi batu pasir hasil transportasi dari lain tempat. Mungkin saja dahulu ada lembah yang dialiri sungai yang saat ini sudah kering. Atau dapat pula merupakan dataran rendah hasil runtuhan atau penumpukan hasil pelapukan batuan yang lebih tinggi topografinya.
Mata air zamzam Di bawah lapisan alluvial Wadi Ibrahim ini terdapat setengah meter (0.5 m) lapisan yang sangat lulus air (permeable). Lapisan yang sangat lulus air inilah yang merupakan tempat utama keluarnya air-air di sumur Zamzam.
Kedalaman 17 meter ke bawah selanjutnya, sumur ini menembus lapisan batuan keras yang berupa batuan beku Diorit. Batuan beku jenis ini (Diorit) memang agak jarang dijumpai di Indonesia atau di Jawa, tetapi sangat banyak dijumpai di Jazirah Arab. Pada bagian atas batuan ini dijumpai rekahan-rekahan yang juga memiliki kandungan air. Dulu ada yang menduga retakan ini menuju laut Merah. Tetapi tidak ada (barangkali saja saya belum menemukan) laporan geologi yang menunjukkan hal itu.
Dari uji pemompaan sumur ini mampu mengalirkan air sebesar 11 – 18.5 liter/detik, hingga permenit dapat mencapai 660 liter/menit atau 40 000 liter per jam. Celah-celah atau rekahan ini salah satu yang mengeluarkan air cukup banyak. Ada celah (rekahan) yang memanjang ke arah hajar Aswad dengan panjang 75 cm dengan ketinggian 30 cm, juga beberapa celah kecil kearah Shaffa dan Marwa.
Keterangan geometris lainnya, celah sumur di bawah tempat thawaf 1.56 m, kedalaman total dari bibir sumur 30 m, kedalaman air dari bibir sumur = 4 m, kedalaman mata air 13 m, Dari mata air sampai dasar sumur 17 m, dan diameter sumur berkisar antara 1.46 hingga 2.66 meter.
Air Hujan Sebagai Sumber Berkah
Kota Makkah terletak di lembah, menurut SGS (Saudi Geological Survey) luas cekungan yang mensuplai sebagai daerah tangkapan ini seluas 60 Km2 saja, tentunya tidak terlampau luas sebagai sebuah cekungan penadah hujan. Sumber air Sumur Zamzam terutama dari air hujan yang turun di daerah sekitar Makkah.
Sumur ini secara hydrologi hanyalah sumur biasa sehingga sangat memerlukan perawatan. Perawatan sumur ini termasuk menjaga kualitas higienis air dan lingkungan sumur serta menjaga pasokan air supaya mampu memenuhi kebutuhan para jamaah di Makkah. Pembukaan lahan untuk pemukiman di seputar Makkah sangat ditata rapi untuk menghindari berkurangnya kapasitas sumur ini.
Gambar di samping ini memperlihatkan lokasi sumur Zamzam yang terletak di tengah lembah yang memanjang. Masjidil haram berada di bagian tengah di antara perbukitan-perbukitan di sekitarnya. Luas area tangkapan yang hanya 60 Km persegi ini tentunya cukup kecil untuk menangkap air hujan yang sangat langka terjadi di Makkah, sehingga memerlukan pengawasan dan pemeliharaan yang sangat khusus.
Sumur Zamzam ini, sekali lagi dalam pandangan (ilmiah) hidrogeologi , hanyalah seperti sumur gali biasa. Tidak terlalu istimewa dibanding sumur-sumur gali lainnya. Namun karena sumur ini bermakna religi, maka perlu dijaga. Banyak yang menaruh harapan pada air sumur ini karena sumur ini dipercaya membawa berkah. Ada yang menyatakan sumur ini juga bisa kering kalau tidak dijaga. Bahkan kalau kita tahu kisahnya sumur ini diketemukan kembali oleh Abdul Muthalib (kakeknya Nabi Muhammad SAW) setelah hilang terkubur 4000 tahun (?).
Dahulu di atas sumur ini terdapat sebuah bangunan dengan luas 8.3 m x 10.7 m = 88.8 m2. Antara tahun 1381-1388 H bangunan ini ditiadakan untuk memperluas tempat thawaf. Sehingga tempat untuk meminum air zamzam dipindahkan ke ruang bawah tanah. Di bawah tanah ini disediakan tempat minum air Zamzam dengan sejumlah 350 kran air (220 kran untuk laki-laki dan 130 kran untuk perempuan), ruang masuk laki perempuan-pun dipisahkan.
Monitoring dan pemeliharaan sumur Zamzam saat ini (inet)
Sekarang ini ruang bawah tanah tersebut juga sudah ditutup untuk memberikan keluasan bagi jamaah haji dan umrah yang akan thawaf, shalat atau berdoa. Tetapi kalau Anda jeli, ketika Thawaf, kita masih dapat lihat tanda dimana sumur itu berada. Sumur itu terletak kira-kira 20 meter sebelah timur dari Ka’bah.
Monitoring dan Pemeliharaan Sumur Zamzam Jumlah jamaah ke Makkah tiga puluh tahun lalu hanya 400 000 pertahun (di tahun 1970-an), terus meningkat menjadi lebih dari sejuta jamaah pertahun di tahun 1990-an, Dan saat ini sudah lebih dari 2.2 juta. Tentunya diperlukan pemeliharaan sumur ini yang merupakan salah satu keajaiban dan daya tarik tersendiri bagi jamaah haji.
Pemerintah Saudi tentunya tidak dapat diam pasrah saja membiarkan sumur ini dipelihara oleh Allah melalui proses alamiah. Namun pemerintah Arab Saudi yang sudah modern saat ini secara ilmiah dan saintifik membentuk sebuah badan khusus yang mengurusi sumur Zamzam ini. Sepertinya memang Arab Saudi juga bukan sekadar percaya saja dengan menyerahkan ke Allah sebagai penjaga, namun justru sangat meyakini manusialah yang harus memelihara berkah sumur ini.
Pada tahun 1971 dilakukan penelitian (riset) hidrologi oleh seorang ahli hidrologi dari Pakistan bernama Tariq Hussain and Moin Uddin Ahmed. Hal ini dipicu oleh pernyataan seorang doktor di Mesir yang menyatakan air Zamzam tercemar air limbah dan berbahaya untuk dikonsumsi. Tariq Hussain (termasuk saya dari sisi hidrogeologi) juga meragukan spekulasi adanya rekahan panjang yang menghubungkan laut merah dengan Sumur Zamzam, karena Makkah terletak 75 Kilometer dari pinggir pantai. Menyangkut dugaan doktor Mesir ini, tentu saja hasilnya menyangkal pernyataan seorang doktor dari Mesir tersebut, tetapi ada hal yang lebih penting menurut saya yaitu penelitian Tariq Hussain ini justru akhirnya memacu pemerintah Arab Saudi untuk memperhatikan Sumur Zamzam secara modern. Saat ini banyak sekali gedung-gedung baru yang dibangun di sekitar Masjidil Haram, juga banyak sekali terowongan dibangun di sekitar Makkah, sehingga saat ini pembangunannya harus benar-benar dikontrol ketat karena akan mempengaruhi kondisi hidrogeologi setempat.
Badan Riset sumur Zamzam yang berada di bawah SGS (Saudi Geological Survey) bertugas untuk:
Memonitor dan memelihara untuk menjaga jangan sampai sumur ini kering.
Menjaga urban di sekitar Wadi Ibrahim karena mempengaruhi pengisian air.
Mengatur aliran air dari daerah tangkapan air (recharge area).
Memelihara pergerakan air tanah dan juga menjaga kualitas melalui bangunan kontrol.
Meng-upgrade pompa dan tangki-tangki penadah.
Mengoptimasi supplai dan distribusi air Zamzam
Perkembangan Perawatan Sumur Zamzam. Dahulu kala, zamzam diambil dengan gayung atau timba, namun kemudian dibangunlah pompa air pada tahun 1373 H/1953 M. Pompa ini menyalurkan air dari sumur ke bak penampungan air, dan di antaranya juga ke kran-kran yang ada di sekitar sumur zamzam.
Uji pompa (pumping test) telah dilakukan pada sumur ini, pada pemompaan 8000 liters/detik selama lebih dari 24 jam memperlihatkan permukaan air sumur dari 3.23 meters dibawah permukaan menjadi 12.72 meters dan kemudian hingga 13.39 meters. Setelah itu pemompaan dihentikan permukaan air ini kembali ke 3.9 meters di bawah permukaan sumur hanya dalam waktu 11 menit setelah pompa dihentikan. Sehingga dipercaya dengan mudah bahwa akifer yang mensuplai air ini berasal dari beberapa celah (rekahan) pada perbukitan di sekitar Makkah.
Banyak hal yang sudah dikerjakan pemerintah Saudi untuk memelihara Sumur ini antara lain dengan membentuk badan khusus pada tahun 1415 H (1994). dan saat ini telah membangun saluran untuk menyalurkan air Zamzam ke tangki penampungan yang berkapasitas 15.000 m3, bersambung dengan tangki lain di bagian atas Masjidil Haram guna melayani para pejalan kaki dan musafir. Selain itu air Zamzam juga diangkut ke tempat-tempat lain menggunakan truk tangki di antaranya ke Masjidil Nabawi di Madinah Al-Munawarrah.
Saat ini sumur ini dilengkapi juga dengan pompa listrik yang tertanam di bawah (electric submersible pump). Kita hanya dapat melihat foto-fotonya saja seperti di atas. Di sebelah kanan ini adalah drum hidrograf, alat perekaman-perekaman ketinggian muka air sumur Zamzam (Old style drum hydrograph used for recording levels in the Zamzam Well).
Kandungan Mineral Tidak seperti air mineral yang umum dijumpai, air Zamzam in memang unik mengandung elemen-elemen alamiah sebesar 2000 mg perliter. Biasanya air mineral alamiah (hard carbonated water) tidak akan lebih dari 260 mg per liter. Elemen-elemen kimiawi yang terkandung dalam air Zamzam dapat dikelompokkan menjadi Yang pertama, positive ions seperti misal sodium (250 mg per liter), calcium (200 mg per liter), potassium (20 mg per liter), dan magnesium (50 mg per liter). Kedua, negative ions misalnya sulphur (372 mg per liter), bicarbonates (366 mg per liter), nitrat (273 mg per liter), phosphat (0.25 mg per liter) and ammonia (6 mg per liter).
Molekul Air Zamzam
Molekul Air Zamzam (inet)
Kandungan-kandungan elemen-elemen kimiawi inilah yang menjadikan rasa dari air Zamzam sangat khas dan dipercaya dapat memberikan khasiat khusus. Air yang sudah siap saji yang bertebaran di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah merupakan air yang sudah diproses sehingga sangat aman dan segar diminum, ada yang sudah didinginkan dan ada yang sejuk (hangat). Namun konon prosesnya higienisasi ini tidak menggunakan proses kimiawi untuk menghindari perubahan rasa dan kandungan air ini.
Pada tahun 1971, seorang doktor dari negeri Mesir mengatakan kepada Press Eropa bahwa air Zamzam itu tidak sehat untuk diminum. Asumsinya didasarkan bahwa kota Mekah itu ada di bawah garis permukaan laut. Air Zamzam itu berasal dari air sisa buangan penduduk kota Mekah yang meresap, kemudian mengendap terbawa bersama-sama air hujan dan keluar dari sumur Zamzam. Masya Allah.
Tentu saja ini merupakan prasangka buruk yang merugikan dunia Islam. Berita ini sampai ke telinga Raja Faisal yang amat marah mendengarnya. Beliau lalu memerintahkan Menteri Pertanian dan Sumber Air untuk menyelidiki masalah ini, dan mengirimkan sampel air Zamzam ke Laboratorium-laboratorium di Eropa untuk dites.
Thariq Hussain, insinyur kimia yang bekerja di Instalasi Pemurnian Air Laut untuk diminum, di Kota Jedah, mendapat tugas menyelidikinya. Pada saat memulai tugasnya, Thariq belum punya gambaran, bagaimana sumur Zamzam bisa menyimpan air yang begitu banyak seperti tak ada batasnya.
Hanya Sumur kecil
Ketika sampai di dalam sumur, Thariq amat tercengang ketika menyaksikan bahwa ukuran “kolam” sumur itu hanya 18 x 14 feet saja (Kira-kira 5 x 4 meter). Tak terbayang, bagaimana caranya sumur sekecil ini bisa mengeluarkan jutaan galon air setiap musim hajinya. Dan itu berlangsung sejak ribuan tahun yang lalu, sejak zaman Nabi Ibrahim AS.
Mata Air Zamzam (inet)
Tariq mulai mengukur kedalaman air sumur. Dia minta asistennya masuk ke dalam air. Ternyata air sumur itu hanya mencapai sedikit di atas bahu pembantunya yang tinggi tubuhnya 5 feet 8 inci. Lalu dia menyuruh asistennya untuk memeriksa, apakah mungkin ada cerukan atau saluran pipa di dalamnya. Setelah berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, ternyata tak ditemukan apapun!.
Dia berpikir, mungkin saja air sumur ini disupply dari luar melalui saluran pompa berkekuatan besar. Bila seperti itu kejadian nya, maka dia bisa melihat turun-naiknya permukaan air secara tiba-tiba. Tetapi dugaan ini pun tak terbukti. Tak ditemukan gerakan air yang mencurigakan, juga tak ditemukan ada alat yang bisa mendatangkan air dalam jumlah besar.
Selanjutnya Dia minta asistennya masuk lagi ke dalam sumur. Lalu menyuruh berdiri, dan diam ditempat sambil mengamati sekelilingnya. Perhatikan dengan sangat cermat, dan laporkan apa yang terjadi, sekecil apapun. Setelah melakukan proses ini dengan cermat, asistennya tiba-tiba mengacungkan kedua tanganya sambil berteriak: “Alhamdulillah, Saya temukan dia! Pasir halus menari-nari di bawah telapak kakiku. Dan air itu keluar dari dasar sumur”.
Lalu asistennya diminta berputar mengelilingi sumur ketika tiba saat pemompaan air (untuk dialirkan ke tempat pendistribusian air) berlangsung. Dia merasakan bahwa air yang keluar dari dasar sumur sama besarnya seperti sebelum periode pemompaan. Dan aliran air yang keluar, besarnya sama di setiap titik, di semua area. Ini menyebabkan permukaan sumur itu relatif stabil, tak ada guncangan yang besar.
Seusai pengamatan itu, Thariq mengirimkan sampel air ke beberapa laboratorium di Eropa dan sebagian ke laboratorium di Saudi. Dan sebelum meninggalkan Kakbah, dia berpesan kepada petugas di Mekah untuk menyelidiki keadaan sumur lainnya di sekitar Kakbah.
Sesampainya di kantornya di Kota Jeddah, dia mendapat laporan bahwa sumur-sumur lain di sekitar Mekah dalam keadaan kering. Jadi hanya sumur Zamzam yang penuh air. Subhanallahu, jika Allah menghendaki, apapun bisa terjadi.
Mengandung Zat Anti Kuman
Hasil penelitian sampel air di Eropa dan Saudi Arabia menunjukkan bahwa Zamzam mengandung zat fluorida yang punya daya efektif membunuh kuman, layaknya seperti sudah mengandung obat. Lalu perbedaan air Zamzam dibandingkan dengan air sumur lain di kota Mekah dan Arab sekitarnya adalah dalam hal kuantitas kalsium dan garam magnesium. Kandungan kedua mineral itu sedikit lebih banyak pada air zamzam.
Itu mungkin sebabnya air zamzam membuat efek menyegarkan bagi jamaah yang kelelahan. Tambahan lagi, hasil laboratorium Eropa menunjukkan bahwa zamzam layak untuk diminum, sehat untuk diminum. Ini otomatis menjawab prasangka buruk doktor di awal tulisan tadi.
Keistimewaan lain, komposisi dan rasa kandungan garamnya selalu stabil, selalu sama dari sejak terbentuknya sumur ini. “Rasanya” selalu terjaga, diakui oleh semua jemaah haji dan umrah yang selalu datang tiap tahun. Tak pernah ada yang complain. Dan Air zamzam ini tak pernah dicampur bahan kimia apapun seperti layaknya air PAM kita. Murni air sehat.
Satu kehebatan lagi, sumur air zamzam tak pernah ditumbuhi lumut, padahal di seluruh dunia sumur itu selalu ditumbuhi lumut dan tumbuhan mikro organisme.
Bisa Menyembuhkan Penyakit
Diriwayatkan dalam kitab Shahih Muslim bahwa Nabi bertanya kepada Abu Dzarr, yang telah tinggal selama 30 hari siang malam di sekitar Kakbah tanpa makan-minum, selain Zamzam. “Siapa yang telah memberimu makan?” Jawab Abu Dzarr, “Saya tidak punya apa-apa kecuali air Zamzam ini, tapi saya bisa gemuk dengan adanya gumpalan lemak di perutku” Abu Dzarr menjelaskan, “Saya juga tidak merasa lelah atau lemah karena lapar, dan tak menjadi kurus”. Tambah Abu Dzarr. Lalu Nabi saw menjelaskan: ”Sesungguhnya, Zamzam ini air yang sangat diberkahi, ia adalah makanan yang mengandung gizi”.
Nabi saw menambahkan: “Air zamzam bermanfaat untuk apa saja yang diniatkan ketika meminumnya. Jika engkau minum dengan maksud agar sembuh dari penyakitmu, maka Allah menyembuhkannya. Jika engkau minum dengan maksud supaya merasa kenyang, maka Allah mengenyangkan engkau. Jika engkau meminumnya agar hilang rasa hausmu, maka Allah akan menghilangkan dahagamu itu. Ia adalah air tekanan tumit Jibril, minuman dari Allah untuk Ismail”. (HR Daruqutni, Ahmad, Ibnu Majah, dari Ibnu Abbas).
Rasulullah saw pernah mengambil air zamzam dalam sebuah kendi dan tempat air dari kulit, kemudian membawanya kembali ke Madinah. Air zamzam itu digunakan Rasulullah saw untuk memerciki orang sakit dan kemudian disuruh meminumnya. Itu sebabnya saat ini banyak jamaah yang membawa air zamzam untuk diberikan kepada famili dan kerabatnya di Tanah air.
Yusria Abdel-Rahman Haraz dari negeri Arab, mengatakan bahwa ia terserang penyakit “bisul” di matanya. Sakitnya bukan main, tak bisa disembuhkan dengan obat. Dia hampir mendekati buta. Seorang dokter terkenal menasehati dia untuk diinjeksi dengan obat khusus, yang mungkin bisa menyembuhkan sakitnya. Tapi ternyata ada efek sampingan yang bisa membuat dia buta selamanya.
Yusria sangat yakin akan kemurahan Allah. Dia lalu pergi melaksanakan umrah dan memohon kepada Allah menyembuhkan penyakitnya. Di Baitullah dia melakukan thawaf, yang saat itu tak terlalu padat dengan manusia. Dia lalu bisa tinggal lebih lama di lokasi air zamzam. Dia manfaatkan untuk terus membasuh kedua matanya yang sakit. Ketika dia kembali ke hotel, aneh, kedua matanya yang sakit menjadi sembuh, dan bisulnya berangsur hilang.
Kejadian ini membuktikan ucapan Rasulullah saw di atas: Air zamzam bermanfaat untuk apa saja yang diniatkan ketika meminumnya. Jika engkau minum dengan maksud agar sembuh dari penyakitmu, maka Allah menyembuhkannya.
Demikianlah beberapa khasiat air Zamzam. Manfaatkanlah sebaik-baiknya keistimewaan Zamzam ini ketika kita meminumnya di Mekah waktu ziarah nanti, atau ketika kita dihadiahi kerabat, teman kita, yang baru pulang dari Tanah Suci. Dianjurkan membaca doa dulu sebelum meminumnya.
Dr. Masaru Emoto dan Air Zamzam
Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk. Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain.
Dr. Masaru Emoto (inet)
Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit. Dulu ini kita anggap musyrik, atau paling sedikit kita anggap sekadar sugesti, tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit.
Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. Otak 74,5% air. Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air. Air putih galon di rumah, bisa setiap hari didoakan dengan khusyu kepada Allah, agar anak yang meminumnya saleh, sehat, dan cerdas, dan agar suami yang meminum tetap setia. Air tadi akan berproses di tubuh meneruskan pesan kepada air di otak dan pembuluh darah. Dengan izin Allah, pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari. Bila air minum di suatu kota didoakan dengan serius untuk kesalehan, insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik dan tidak beringas!..
Molekul Air Apakah Ini?
Di sebuah hotel di kota Kualalumpur, Malaysia, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama, Jepang, memaparkan hasil risetnya mengenai air yang ditulisnya dalam buku “The True Power of Water.” Sejumlah slide kristal molekul air dari berbagai sumber, seperti air dari mata air, sungai, laut, telaga dsb. ditayangkan pada kesempatan itu.
Beberapa molekul air yang ditelitinya berbentuk tak teratur, kecuali molekul air zamzam. Susunan molekul air zamzam berstruktur sangat indah, teratur, cantik bak berlian yang berkilauan, dan memancarkan lebih dari 12 warna jika dibekukan.
Di bawah ini adalah gambar molekul atau kristal AIR ZAM-ZAM, rangkaian bentuk heksagonal-nya sangat indah, cemerlang berkilau dan penuh warna ketika dibacakan ayat yang mulia.
Ada satu kristal air yang nampak paling indah dan cantik, berbentuk seperti bunga atau cakra, bagaikan bertahta berlian mutu manikam, berkilau-kilau memancarkan belasan warna. “Molekul air apakah ini?” Tanya Masaru Emoto.
Suasana mendadak senyap, hadirin nampak terpana dan tak tahu persis kristal molekul apa gerangan. Namun tiba-tiba seorang dosen dari Universitas Malaysia mengacungkkan tangan, “mungkin itu adalah molekul air Zamzam.” Katanya.
Dr. Masaru Emoto balik bertanya, “mengapa Anda berpendapat bahwa itu adalah molekul air Zamzam?”
Kata dosen itu, “Sebab air Zamzam adalah air yang paling mulia di dunia ini, jadi wajar kalau ia memiliki molekul berupa berlian yang berpendar indah.”
Ternyata dugaan dosen itu benar. Itu memang air Zamzam. Penelitian Dr. Masaru Emoto telah menunjukkan bahwa air Zamzam memiliki molekul air paling cantik dan indah di antara air lainnya.
Dr. Masaru Emoto ilmuan Jepang sejak 1994 kesimpulan risetnya:
Air zamzam memiliki kemampuan penyembuhan yang luar biasa, atas izin Allah.
Air zamzam memiliki struktur molekul air yang unik bila dibandingkan air-air seluruh dunia. Air zamzam dalam bentuk kristal menghasilkan struktur indah heksagonal (segi enam) yang cantik, indah, bak kilau berlian yang memancarkan lebih dari 12 warna.
Kristal air zamzam bila diiringi hal-hal positif (doa dan bacaan al Qur’an). Tapi kristal akan pecah tak beraturan, bila diiringi hal-hal yang bersifat negative.
Sifat kualitas positif molekul kristal karena pengaruh lingkungan (haji, umrah, munajat doa, dan bacaan Al-Quran) di sekitar Ka’bah tiap hari sepanjang masa.
Laboratorium Eropa oleh Tariq Hussain, insinyur kimia, Peneliti Instalasi Pemurnian Air Laut untuk diminum, Jedah, menyimpulkan:
Air zamzam melalui proses penyaringan alamiah yang sangat unik, yakni melalui bebatuan dan gurun pasir yang berlapis-lapis
Kandungan mineral dan elemen lainnya dengan jumlah fantastis, sekitar 2.000 miligram per liter, biasanya air mineral alamiah (hard carbonated water) tidak akan lebih dari 260 mg per liter. Di antaranya, sodium (250), kalsium (200), potassium (20), magnesium (50) sulfur (372), bicarbonate (366), nitrat (273), fosfat (0,25), clan ammonia (6).
Kadar Kalsium dan garam Magnesiumnya lebih tinggi dibanding sumur lainnya, berkhasiat untuk menghilangkan rasa haus dan efek penyembuhan.
Kandungan zat fluorida yang berkhasiat memusnahkan kuman-kuman tubuh manusia.
Air Zamzam selalu bebas dari kontaminasi kuman, karena lingkungan sumur terjaga alami
Saat musim kemarau semua sumur di sekitar Mekah kering, tapi sumur zamzam tetap berair, sepanjang zaman dan musim. Faktanya rata-rata 50 juta liter air Zam-zam di ambil untuk jamaah haji sedunia, tidak termasuk umrah di luar bulan haji.
Sumber mata air sumur zamzam secara alami mengalir, tanpa bantuan mesin/sedot pensuplai air. Saat dilakukan pencarian sumber mata airnya, peneliti berkata “Alhamdulillah, Saya temukan dia! Pasir halus menari-nari di bawah telapak kakiku. Dan air itu keluar dari dasar sumur”.
Sumur air zamzam tak pernah ditumbuhi lumut maupun mikroorganisme, beda dengan sumur umumnya di seluruh dunia, sehingga ke-steril-an air zamzam tetap terjaga.
Permukaan air yang keluar dari dasar sumur sama besarnya sebelum pemompaan/pengambilan air. Dan aliran air yang keluar, besarnya sama di setiap titik, di semua area. Ini menyebabkan permukaan sumur itu relatif stabil.
Komposisi dan rasa kandungan garamnya selalu stabil, selalu sama dari sejak terbentuknya sumur ini. “Rasanya” selalu terjaga, diakui oleh semua jemaah haji dan umrah yang selalu datang tiap tahun. Tak pernah ada yang complain.
Air zamzam ini tak pernah dicampur bahan kimia apapun
Dalam bukunya The True Power of Water yang laku keras di Jepang dan Amerika tersurat bagaimana air zamzam memiliki kekuatan penyembuhan yang luar biasa.
Terakhir
Penelitian oleh sarjana anti Islam, yang bertujuan merendahkan martabat air zamzam, selalu gagal.
Sampel riset tersebut dari kalangan Islam maupun non Islam, hasilnya sama, sebuah mukjizat
Hasil foto satelit/NASA menyimpulkan sumur zamzam ternyata terhubungkan dengan Laut Merah atau Laut Mati yang bersatu menuju satu titik di bawah Kakbah
Sumur air zamzam adalah sumur abadi yang telah berumur lebih dari 4.000 tahun peninggalan nabi Ibrahim.
Penelitian di atas sesuai dengan isi Al-Quran, Hadits maupun pengalaman:
“Sebaik-baik air di permukaan bumi adalah air zamzam. Padanya ada makanan yang menyegarkan dan penawar bagi segala penyakit”. (Hadits)
“Air Zamzam, tergantung niat orang yang meminumnya.” (Hadits Shahih kitab Irwa-ul Ghalil).
“Air Zamzam sesuai dengan niat ketika meminumnya. Bila engkau meminumnya untuk obat, semoga Allah menyembuhkanmu. Bila engkau meminumnya untuk menghilangkan dahaga, semoga Allah menghilangkannya…” (Hadits hasan li ghairihi. Kitab Shahih Targhib wa Tarhib)
“Selama 30 hari, aku (Abu Dzar Al-Ghifari) tidak mempunyai makanan kecuali air Zamzam. Aku menjadi gemuk dan lemak perutku menjadi sirna. Aku tidak mendapatkan dalam hatiku kelemahan lapar.” (HR Muslim)
“Sesungguhnya demam adalah dari panas Neraka Jahanam, maka dinginkanlah/kompres dengan air atau air Zamzam” (HR Bukhari)
Demikianlah ulasan tentang sumur Zamzam, semoga bermanfaat. (USB/MINA/MAS)
Renovasi dan pengembangan Masjidil Haram oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, mengakibatkan berkurangnya kapasitas daya tampung tempat tawaf, yang sebelumnya 48 ribu jamaah per jam menjadi 22 ribu jamaah per jam. Dengan demikian, untuk menjamin keselamatan, kenyamanan, dan keamanan para jamaah haji di dunia, otoritas setempat memberlakukan kebijakan pengurangan kuota haji dunia sebesar 20 %, sehingga kuota jamaah haji RI dikurangi sebanyak 42.200 jamaah atau menjadi 168.800 jamaah.
Meski sempat terkendala masalah ini, kinerja dan penyelenggaraan haji Indonesia 2013, jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Sebagai contoh, on time performace atau ketepatan waktu keberangkatan lebih tinggi, jamaah yang sakit lebih sedikit, jamaah wafat menurun, jumlah kriminalitas lebih rendah. Demikian juga dengan masalah pemondokan dan juga masalah pengamanan dengan melipatgandakan personil pangamanan (PAM), dan pembentukan sektor khusus di Mekah, dan sebagainya. Selain itu, meski sangat rumit akibat pemotongan kuota, proses amandemen kontrak pemondokan di Mekah akhirnya selesai seratus persen. Amandemen itu pun telah ditandatangani karena sudah disepakati oleh kedua belah pihak, yaitu Kementerian Agama dan pemilik rumah. Proses penyelesaian akad yang dilegalisasi oleh Pemerintah Arab Saudi pun berjalan lancar. Kontrak awal pemondokan adalah untuk 220 rumah untuk total kapasitas 200.960. Ini sudah termasuk pelayanan petugas kloter, klinik, sektor, selisih distribusi, dan cadangan. Namun, setelah dilakukan amandemen akibat adanya kebijakan pemotongan kuota jamaah haji sebesar 20 %, jumlah kebutuhan pemondokan menjadi hanya 196 rumah untuk total kapasitas 161.380 orang. Keberhasilan negosiasi ini adalah mengurangi kapasitas hingga mencapai 36.434 karena pembayaran dilakukan sesuai dengan jumlah penempatan jamaah.
CATATAN SUKSES
Mengelola masalah kuota haji membutuhkan kematangan dalam merencanakan, transparansi dalam manajeman sistem informasi, reformasi sistem pendaftaran dan mensosialisasikan kepada stakeholders. Ini tantangan terbesar bagi kemepempinan haji sekarang dan yang akan datang. Inilah yang dijalan Ditjen PHU Kemenag, sehingga penyelenggaraan ibadah haji 2013 M berjalan sukses. Rinciannya adalah: 1. Kloter SOC-71 menandai pemulangan terakhir jamaah haji reguler Indonesia ke Tanah Air yang mendarat di Bandara Adi Sumarmo, Solo, pada Selasa, 19 November 2013, pukul 02.05 WIB. Sedang jamaah haji khusus, yang seluruhnya berjumlah 13.554 orang, telah lebih dulu tiba di Tanah Air. Pemulangannya dilakukan oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK); 2. Secara umum pemulangan jamaah haji dari Arab Saudi ke Tanah Air berlangsung lancar dan aman, dengan tingkat ketepatan atau on time performance (OTP) Garuda 90,4 % dan Saudia 91,1%. OTP ini jauh lebih baik bila dibanding tahun lalu, yaitu Garuda 79 % dan Saudia 87 %; 3. Keterlambatan keberangkatan dari Arab Saudi lebih banyak disebabkan oleh faktor gate congestion: proses keimigrasian, dan pengangkutan dari apron dengan bus ke pesawat; 4. Setiba di Tanah Air, jamaah haji Indonesia memperoleh Kartu Kewaspadaan Kesehatan, untuk diserahkan ke dokter terdekat apabila mengalami sakit dalam waktu 2 (dua) minggu sejak tiba di Tanah Air; 5. Jamaah haji yang meninggal karena sakit mendapatkan klaim asuransi yang dibayarkan kepada keluarganya sebesar Rp 35.500.000. Sedang jamaah haji yang meninggal karena kecelakaan, klaim asuransi yang dibayarkan kepada keluarganya sebesar Rp 71.000.000; 6. Sampai dengan tanggal 18 November 2013 pukul 05.00 WIB, jamaah haji yang wafat sebanyak 281 orang (termasuk 12 orang di antaranya jamaah haji khusus). Jumlah ini jauh lebih sedikit dibanding pada periode yang sama tahun 2012 lalu, yaitu sebanyak 478 orang. Ada pun jamaah yang masih dirawat di Arab Saudi, pada tanggal yang sama 26 orang, yakni 3 orang di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI), dan 23 orang di rumah sakit Arab Saudi (RSAS); 7. Selama di Arab Saudi, seluruh jamaah haji Indonesia telah dapat menyelesaikan ibadahnya dengan baik. Mereka dapat menyelesaikan rukun dan wajib haji serta shalat arba’in di Masjid Nabawi, serta ibadah-ibadah sunah lainnya. Dalam rangka kesempurnaan haji, pada tahun ini sebanyak 202 jamaah dibadalhajikan, dan 166 jamaah disafariwuqufkan. Untuk badal haji dan safari wuquf tersebut, jamaah haji atau keluarganya tidak dikenakan biaya tambahan. Seluruh jamaah haji yang wafat sebelum wuquf di Arab Saudi sudah dibadalhajikan. Seluruh jamaah haji sakit dan tak bisa melaksanakan wuquf di Arafah, juga sudah disafariwuqufkan. Khusus untuk jamaah uzur, rekam jejak pelaksanaan ibadahnya dipantau langsung oleh Pembimbing Ibadah Jamaah Uzur (PIJU); 8. Tahun 2013, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) telah melakukan beberapa inovasi dalam operasional haji, antara lain, penyediaan sektor khusus di Masjidil Haram, bus yang di-upgrade, tambahan petugas pengamanan, sistem informasi pergerakan jamaah, penyimpanan uang dengan ATM rupiah, tenaga pengantar obat (TEPAT) kepada jamaah, penyediaan kantong gel urine untuk jamaah lanjut usia (lansia).
RENCANA PERBAIKAN
Sejak kedatangan terakhir jamaah Indonesia di Tanah Air, pada Selasa (19/11), maka penyelenggaraan haji 2013 dinyatakan selesai, dan perencanaan 2014 pun dimulai. Ada beberapa rencana perbaikan haji tahun 1435 H/2014 M, antara lain: Penerbangan haji akan diusahakan menggunakan pesawat Airbus A380 yang berkapasitas 800 orang. Tujuannya, agar operasional penyelenggaraan ibadah haji bisa dipersingkat dari 41 hari menjadi 30-35 hari, sehingga waktu tunggu jamaah setelah puncak pelaksanaan haji tidak terlalu lama. Kemungkinan penggunaan pesawat Airbus A380 tergantung 2 pihak, yaitu: pihak maskapai penerbangan dan pihak bandara. Jika tahun 2014 M ternyata belum siap, upaya ke arah sana akan terus dilakukan sampai pihak maskapai dan bandara siap menggunakan Airbus A380; Optimalisasi penanganan masalah keamanan, agar kenyamanan jamaah selama di Arab Saudi bisa ditingkatkan; Pengelolaan dana dam dan pemotongan hewan dam. Untuk lebih memberikan kepastian bahwa dana dam dan pemotongan hewan dam yang dikeluarkan oleh jamaah digunakan dan dikelola dengan baik sebagaimana semestinya, tahun depan Pemerintah Indonesia akan bekerja sama dengan Islamic Development Bank (IDB). Dengan kerja sama ini, daging dari pemotongan hewan dam diharapkan juga bisa disitribusikan untuk masyarakat Indonesia; Penyelenggaraan umrah akan segera dirumuskan bersama dengan Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia tentang hal-hal terkait dengan penyelenggaran umrah. Selama ini, visa umrah sering disalahgunakan. Selesai umrah, ada jamaah tidak segera kembali ke Tanah Air, tapi tetap berada di sana melebihi masa tinggal (over stay) untuk bekerja, belajar atau keperluan lainnya. Kementerian Agama bersama Kedubes Arab Saudi akan membuat aturan baru yang lebih ketat mengenai umrah. Setiap perusahaan penyelenggara umrah harus rutin melapor kepada Kementerian Agama, antara lain untuk memastikan jamaah umrah yang dipulangkan ke Tanah Air dari Arab Saudi setelah selesai ibadahnya sama orang danjumlahnya dengan yang diberangkatkan; Dalam waktu dekat, telah direncanakan pengelolaan dana haji dalam SBSN, antara lain untuk mempersiapkan dokumen pembiayaan proyek Kemenag melalui Sukuk Proyek (SBSN PBS) tahun 2014, yaitu berupa proyek revitalisasi dan pengembangan asrama haji senilai Rp 200 miliar. Sebagaimana diketahui, Menteri Keuangan dan Menteri Agama baru saja, (Jumat, 22/11), menandatangani penyempurnaan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Penempatan Dana Haji dalam Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Sehubungan itu, Kemenag dan Kemenkeu sudah menyepakati beberapa rencana yang akan dilakukan terkait pengelolaan dana haji dalam SBSN; Untuk tahun 2014, revitalisasi dan pengembangan asrama haji rencananya akan dilakukan di 4 asrama haji, antara lain: Jakarta, Padang, dan Balikpapan. Proyek pengembangan asrama haji melalui SBSN akan terus dilakukan pada tahun-tahun berikutnya dengan akad ijarah aset to be leased. Partisipasi Kementerian Agama pada SBSN diharapkan menjadikan dana haji sebagai pemain penting dalam pasar sukuk di Indonesia. Dengan berpartisipasi dalam lelang sukuk negara di pasar perdana, dana haji diharapkan dapat memberikan tambahan likuiditas di pasar sekunder bagi investor sukuk di Indonesia. Dengan jumlah nominal dana haji yang terus meningkat, pilihan investasi bagi dana haji juga akan semakin banyak dan nilai manfaatnya juga menjadi semakin tinggi. Seiring dengan meningkatnya penempatan dana haji dalam sukuk negara, diharapkan Kementerian Keuangan mendukung proyek-proyek strategis Kementerian Agama dalam rangka peningkatan pelayanan ibadah haji kepada jamaah, termasuk memiliki pesawat haji berbadan lebar, serta penjajakan investasi pelayanan di Arab Saudi; Dalam konteks penyelenggaraan ibadah haji, manfaat langsung yang bisa diterima penyempurnaan Nota Kesepahaman ini, di antaranya mengurangi risiko dalam pengelolaan dana haji melalui penempatan pada instrumen investasi yang aman, berbasis syariah, dan bebas resiko. Selain itu, juga memberikan imbalan investasi yang kompetitif sebagai sumber peningkatan kualitas layanan penyelenggaraan ibadah haji; Penyempurnaan ini juga dalam rangka meningkatkan transparansi pengelolaan dana haji, mengoptimalkan dana haji untuk mendukung kegiatan dan program Kemenag.
"Proses haji 2013 sukses, baik dari segi keamanan, pelayanan petugas, maupun kesehatan jamaah. Terima kasih untuk pemerintah dan masyarakat Indonesia yang menerima pengurangan kuota jamaah haji hingga 20 persen atau 42 ribu jamaah. Semoga kuota jamaah haji pada tahun 2017 kembali normal setelah rampungnya konstruksi perluasan masjidil haram."
Musthafa Ibrahim Al-Mubarak Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia
=====================
"Pengurangan kuota dan ketatnya Kementerian Agama dalam menerapkan pengurangan tersebut membuat pelayanan bagi jamaah haji Indonesia lebih maksimal. Hal ini terlihat pada saat wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan melontar jumrah di Mina. Momen wukuf, mabit dan melontar jumrah sangat penting bagi pelaksanaan haji. Bus yang digunakan Kementerian Agama untuk para jamaah bagus. Makanan juga tersedia cukup, perjalanan lancar praktis tanpa kemacetan."
Jusuf Kalla (JK) Wakil Presiden RI 2004-2009, Ketua Dewan Mesjid Indonesia
===================== "Saya menilai pelayanan haji tahun ini lebih baik dari sebelumnya."
Setiap tahun, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi selalu mengganti selimut
Ka'bah (kiswah) dengan selimut yang baru. Selimut lama yang pernah
melindungi Ka'bah sepanjang tahun akan diletakkan di museum khusus yang
terletak di Umm Al-Jude, kawasan Syumaisi, Makkah.
Jamaah yang
ingin mengetahui bagaimana sebenarnya wujud asli selimut Ka'bah bisa
mendatangi museum yang terletak di sisi jalan dari Makkah menuju
Hudaibiyah tersebut. Tak hanya 'mengenang kiswah', pengunjung juga dapat
melihat langsung bagaimana selimut Ka'bah dibuat di pabrik pembuatan
kiswah yang terletak tepat di samping museum.
Di museum, pengunjung bisa melihat pembuatan sulaman kiswah dengan
ornamen ayat-ayat suci Alquran. Ornamen ayat-ayat Alquran dari benang
sutra emas dan perak inilah yang biasa dilihat jamaah ketika berada di
dekat Ka'bah.
Selain pembuatan ornamen, jamaah bisa melihat
pembuatan selimut bagian dalam Ka'bah sebelum dilapisi selimut warna
hitam di bagian luar. Tak seperti selimut luar, selimut bagian dalam
Ka'bah didominasi warna hijau.
Selimut inilah yang langsung menempel pada dinding Ka'bah. Sama
dengan selimut hitam di bagian luar, selimut hijau pada bagian dalam
juga dihiasi ornamen ayat-ayat suci Alquran.
Pertama kali masuk
ke dalam museum, pengunjung akan dihadapkan pada sebuah rangkaian kayu
berbentuk tangga jalan. Letaknya ada di sebelah kanan pintu masuk
museum. Inilah tangga yang digunakan untuk masuk ke dalam Ka'bah. Ada
empat buah roda kecil di bawah tangga Ka'bah. Tampaknya roda digunakan
untuk memindahkan atau menggerakkan tangga.
Seperti barang-barang bersejarah yang diletakkan di museum, tangga
Ka'bah dikelilingi tali pembatas berwarna merah. Tujuannya agar
pengunjung tidak menyentuh atau memegang tangga. Pengunjung yang ingin
menggunakan tangga Ka'bah sebagai latar belakang gambar bisa berfoto di
luar tali pembatas tangga.
Mengalihkan pandangan sedikir bergeser
dari lokasi tangga Ka'bah, pengunjung akan melihat sekumpulan batu-batu
bertuliskan ayat suci Alquran dan benda-benda bersejarah lainnya untuk
memanjakan mata.
Ada pintu-pintu, kunci, tiang penyangga, selimut
Ka'bah, dan logam pelindung batu Hajar Aswad. Selain aksesori Ka'bah,
pengunjung bisa juga melihat alat pemintal kain kiswah, sumur zam-zam
tempo dulu, kantong air kulit, dan sejumlah manuskrip kuno.
Berkeliling
dalam museum memang bisa mendatangkan pengalaman spiritual yang
menakjubkan. Alam pikiran pengunjung akan dibawa ke masa sejarah Makkah
tempo dulu. Beragam manuskrip Alquran tulisan tangan yang penulisnya
tidak dikenal menambah pengalaman spiritual pengunjung tentang kebesaran
Islam.
Namun, tidak seperti di museum-museum lainnya, berwisata
ke museum kiswah Ka'bah harus benar-benar memerhatikan waktu. Saat musim
haji, pengunjung yang diperkenankan masuk museum dibatasi sampai 100
orang. Itu pun dengan toleransi waktu hanya 20 menit. Pengunjung harus
bergantian masuk ke dalam museum mengingat tingginya animo jamaah haji
yang ingin berkunjung ke sana.